Kamis, 09 Februari 2017



Profil dan Biografi Joko Widodo (Jokowi) - Presiden Ke-7 IndonesiaProfil dan Biografi Joko Widodo (Jokowi) - Presiden Ke-7 Indonesia
Profil dan Biografi Joko Widodo (Jokowi) – Presiden Ke-7 Indonesia
By admincantikPosted on December 14, 2015
Profil dan Biografi Joko Widodo (Jokowi) – Presiden Ke-7 Indonesia – Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang menjabat sejak 20 Oktober 2014. Ia terpilih bersama dengan Muhammad Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden dalam Pemilu Presiden 2014. Jokowi pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sejak 15 Oktober 2012 sampai 16 Oktober 2014 dengan didampingi oleh Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok sebagai wakil gubernur. Sebelumnya, dia merupakan Wali Kota Surakarta (Solo), terhitung menjabat sejak 28 Juli 2005 sampai dengan 1 Oktober 2012 dengan didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil wali kota. Dua tahun menjalani periode yang kedua saat menjadi Walikota Solo, Jokowi ditunjuk oleh partainya, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), untuk bertarung dalam pemilu Gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Profil dan Biografi Joko Widodo (Jokowi) – Presiden Ke-7 Indonesia
Profil Lengkap Jokowi
  • Nama Lengkap : Ir. H. Joko Widodo
  • Nama Alias : Jokowi
  • Agama : Islam
  • Tempat Lahir : Surakarta, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir : Rabu, 21 Juni 1961
  • Zodiac : Gemini
  • Hobby : Membaca | Traveling
  • Kebangsaan : Indonesia
  • Partai politik : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
  • Istri : Ny. Hj. Iriana Joko Widodo
  • Anak : Gibran Rakabuming Raka – Kahiyang Ayu – Kaesang Pangarep
  • Alma mater : Universitas Gadjah Mada
  • Pekerjaan : Pengusaha
  • Akun Twitter : @jokowi_do2
  • Email : jokowi@indo.net.id

Biografi Jokowi

Jokowi berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Bahkan, rumahnya sendiri pernah digusur sebanyak 3 kali, ketika masa kecil, tapi ia mampu menyelesaikan pendidikan tingginya diFakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Dan Setelah lulus, menekuni profesinya sebagai seorang pengusaha mebel. Karier politiknya pun dimulai dengan menjadi seorang Wali Kota Surakarta pada tahun 2005 lalu. Namanya mulai dikenal setelah berhasil mengubah wajah Kota Surakarta menjadi sebuah kota pariwisata, kota budaya, & kota batik. Dan Pada tanggal 20 September 2012, Jokowi memenangi Pilkada Jakarta 2012. Dan Kemenangannya dianggap mencerminkan karena adanya dukungan populer untuk seorang pemimpin yang “muda” & “bersih”, meskipun umurnya sudah lebih dari lima puluh tahun.
Setalah terpilih sebagai gubernur, popularitasnya semakin melambung & selalu menjadi sorotan media. Akibatnya, muncul wacana agar menjadikannya sebagai calon presiden untuk pemilu presiden Indonesia pada 2014 lalu. Ditambah lagi, dari hasil survei menunjukkan, nama Jokowi terus unggulkan. Pada awalnya, Ketua Umum PDI-P, yaitu Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa tidak akan mengumumkan calon presiden dari partai PDI Perjuangan sampai setelah pemilu legislatif pada 9 April 2014. Akan tetapi, pada tanggal 14 Maret 2014, Jokowi akhirnya menerima mandat dari Megawati untuk maju sebagai calon presiden, setelah tiga minggu sebelum pemilu legislatif & dua hari sebelum kampanye.

Masa Kecil dan Keluarga Jokowi

Jokowi lahir dari pasangan Noto Mihardjo & Sudjiatmi yang merupakan anak sulung & merupakan putra satu-satunya dari empat bersaudara. Jokowi memiliki tiga orang adik perempuan yang bernama Iit Sriyantini, Ida Yati & Titik Relawati. Ia sebenarnya juga memiliki seorang adik laki-laki yang bernama Joko Lukito, namun adiknya meninggal saat persalinan. Sebelum berganti nama, menjadi Joko Widodo, ia memiliki nama kecil yaitu Mulyono. Ayahnya merupakan berasal dari Karanganyar, dan sementara kakek & neneknya berasal dari sebuah desa di daerah Boyolali. Pendidikan, SD Negeri 111 Tirtoyoso yang dikenal dengan sekolah untuk kalangan menengah ke bawah.
Dengan kesulitan hidup yang dijalaninya, ia terpaksa berdagang, mengojek payung, & jadi kuli panggul agar bisa memenuhi keperluan sekolah & uang jajan sehari-hari. Pada saat anak-anak lain ke sekolah dengan sepeda, ia lebih memilih untuk tetap berjalan kaki. Dengan Mewarisi keahlian bertukang kayu dari sang ayah, ia mulai bekerja sebagai seorang penggergaji di umur yang baru 12 tahun. Jokowi kecil telah mengalami beberapa penggusuran rumah dan terhitung sebanyak tiga kali. Penggusuran yang ia alami sebanyak tiga kali pada masa kecil tersebut yang mempengaruhi cara berpikirnya & kepemimpinannya kelak setelah menjadi Wali Kota Surakarta saat harus menertibkan permukiman warga.
Setelah lulus dari SD, ia kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 1 Surakarta.Dan Ketika ia lulus SMP, ia sempat ingin masuk ke SMA Negeri 1 Surakarta, namun gagal sehingga akhirnya ia masuk ke SMA Negeri 6 Surakarta. Jokowi menikah dengan Iriana di Solo, tanggal 24 Desember 1986, & dikaruniai 3 orang anak, yaitu Gibran Rakabuming Raka (1988), Kahiyang Ayu (1991), & Kaesang Pangarep (1995).
Masa kuliah dan berwirausaha
Dengan kemampuan akademinya, ia diterima diJurusan Kehutanan, di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Kesempatan ini begitu dimanfaatkannya untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, & teknologinya. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya tersebut dengan judul skripsi “Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta”.
Setelah lulus pada tahun 1985, ia bekerja di perusahaan BUMN yaitu PT Kertas Kraft Aceh, & ia ditempatkan di area Hutan Pinus Merkusii di daerah Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah. Namun ia tidak betah & pulang menyusul istrinya hamil tujuh bulan. Ia bertekad berbisnis dibidang kayu & bekerja di usaha milik Pakdenya, Miyono, di bawah bendera CV Roda Jati. Dan Pada tahun 1988, ia akhirnya memberanikan diri untuk membuka usaha sendiri dengan nama CV Rakabu, yang diambil dari nama anak pertamanya. Usahanya pun sempat berjaya & juga naik turun karena perna tertipu pesanan yang akhirnya tidak dibayar. Namun pada tahun 1990 ia bangkit kembali dengan pinjaman modal Rp 30 juta dari Ibunya.
Usaha inillah yang membawanya bertemu Micl Romaknan, dan akhirnya memberinya panggilan yang populer hingga kini, “Jokowi”. Dengan kejujuran & kerja kerasnya, ia berhasil mendapat kepercayaan & bisa berkeliling Eropa yang membuka matanya. Pengaturan kota yang baik di daerah Eropa menjadi inspirasinya untuk diterapkan di daerah Solo & menginspirasinya untuk memasuki dunia kepolitikan. Ia ingin menerapkan cara kepemimpinan manusiawi & mewujudkan kota yang bersahabat untuk para penghuninya yaitu daerah Surakarta.
KARIR JOKOWI
  • Walikota Surakarta (2005-2012)
  • Gubernur Jakarta (2012-2014)
  • Presiden Republik Indonesia (2014-Sekarang)
  • Pengusaha mebel dan pertamanan
PENGHARGAAN JOKOWI
  • Bintang Jasa Utama – Presiden Republik Indonesia
  • Piala Citra Bhakti Abdi Negara (2008-2009-2010) – Presiden Republik Indonesia
  • Agent of change Kemandirian – Dompet Dhuafa
  • Democracy Award: Manusia Bintang – RMOL
  • Decade Award: Rising Leader – Men’s Obsession
  • E-government – Kemkominfo
  • Adiupaya Puritama – Kemenpera
  • Best City Award – Delgosea
  • Pengendali inflasi – Bank Indonesia
  • Tata ruang kedua terbaik se-Indonesia – Kementrian PU
  • Top 50 Leaders dari Fortune
  • Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan – Kemennaker
  • Bung Hatta Anti Corruption Award – Meutia Hatta
  • Anti Gratifikasi – KPK
  • Program Perlindungan Anak – UNICEF Tahun 2006
  • Walikota No.3 Terbaik Dunia – The City Mayors Foundation
  • Social Media Award – Majalah Marketing & Frontier Consulting Group
  • 10 Tokoh Pilihan Tahun 2008 – Tempo
  • Tokoh Pluralis Tahun 2013 – dari Lembaga Pemilih Indonesia
  • Tokoh Seputar Indonesia Tahun 2013 – Anugerah Seputar Indonesia
  • Good Governance Award (20 September 2012) – Soegeng Soerjadi
  • Pencapaian target MDGs Untuk program KJP dan KJS – Bappenas
  • Pangripta Nusantara Utama – Bappenas
  •  Nominasi World Mayor Tahun 2012

Sejarah Singkat Kisah Hidup Jokowi – Presiden Indonesia ke-7

Author admin - November 26, 2014
0
Sejarah perjalanan hidup Jokowi dimulai ketika beliau dilahirkan dengan nama kecil Mulyono. Jokowi merupakan lulusan Fakultas Kehutanan di Unviersitas Gajah Mada, dan melanjutkan hidupnya dengan menjadi pengusaha mebel. Baru pada tahun 2005-lah karirnya sebagai politisi dimulai dengan terpilihnya ia menjadi Walikota Surakarta, dan namanya sendiri mulai lekat pada hati masyarakat sebagai seorang yang berhasil dan mampu mengubah Surakarta menjadi kota batik, budaya, dan pariwisata. Karir politiknya memasuki babak baru ketika pada 20 September 2012, beliau berhasil terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta yang ke-16 setelah berhasil mengalahkan saingannya dalam Pilkada tahun itu. Pada tahun 2014, Jokowi mencalonkan diri sebagai calon presiden dan berhasil memenangkan suara terbanyak, menyebabkan terpilihnya ia menjadi presiden Indonesia yang ke-7, menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono yang telah memerintah selama dua periode.
Sejarah Singkat Kisah Hidup Jokowi - Presiden Indonesia ke-7
Sejarah Hidup Jokowi Mulai dari Masa Kecilnya
Kisah hidup Jokowi dimulai saat ia dilahirkan dari pasangan yang bernama Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. Jokowi kecil merupakan anak pertama dan anak laki-laki satu-satunya, menjadi kakak dari tiga adik perempuannya yang bernama Iit Sriyantini, Ida Yati dan Titik Relawati. Ayahnya adalah orang Karanganyar, dan kakek-neneknya berasal dari desa yang ada di Boyolali. Pendidikan yang ditempuh Jokowi kecil bukan merupakan sebuah pendidikan di sebuah sekolah elit, malah ia masuk ke sebuah SD bernama SD Negeri 111 Tirtoyoso, sebuah sekolah yang terkenal menjadi sekolah kalangan orang-orang menengah ke bawah. Hidup Jokowi kecil jauh dari kata-kata kaya dan nyaman, karena ia diharuskan untuk berdagang, menjajakan ojek payung, atau bahkan menjadi kuli panggul. Semua itu ia lakukan agar ia bisa membeli peralatan sekolahnya sendiri, sekaligus agar ia bisa mendapatkan uang jajan.
Kesederhanaan Jokowi kecil bisa dilihat dari kebiasaannya pergi ke sekolah, dimana saat teman-temannya menggunakan sepeda untuk pergi ke sekolah, Jokowi kecil lebih memilih untuk berjalan kaki. Jokowi memulai pekerjaannya sebagai penggergaji ketika ia berumur 12 tahun, ketika ia sadar bahwa ia memiliki keahlian dalam dunia pertukang kayu-an. Selama masa kecilnya ini Jokowi telah mengalami penggusuran rumah sebanyak tiga kali. Setelah mengalami sendiri rasanya penggusuran rumah membuat hal ini memengaruhi pola pikir Jokowi dan caranya memimpin ketika ia menjadi Walikota Surakarta saat diharuskan untuk menertibkan pemukiman warga yang ada pada tempat yang tidak seharusnya.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di SD, kisah perjalanannya berlanjut dengan meniti jalur pendidikannya di SMP Negeri 1 Surakarta. Setelah berhasil lulus pendidikan menengah, Jokowi awalnya berniat untuk melanjutkan studi ke SMA Negeri 1 Surakarta yang gagal ia raih sehingga ia memilih untuk masuk ke SMA Negeri 6 Surakarta. Pendidikan tingkat atas berhasil diselesaikan, dan kini Jokowi kecil bertekad untuk lagi-lagi melanjutkan studi, dan Jurusan Kehutanan dari fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada-lah yang menjadi pilihan utamanya. Dengan kemampuan akademis yang ia miliki, Jokowi akhirnya berhasil meraih kursi di universitas tersebut. Kesempatan itu akhirnya ia pergunakan sungguh-sungguh untuk mempelajari struktur kayu, teknologi, dan pemanfaatannya. Skripsi yang ia tulis sebagai syarat kelulusan pendidikan tingginya berjudul “Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta”.
Kelulusan Jokowi muda di tahun 1985 menuntunnya untuk bekerja di BUMN, tepatnya di sebuah perusahaan bernama PT Kertas Kraft Aceh, membuatnya ditempatkan di Gayo, Aceh Tengah. Pada tahun 1986, Jokowi muda menikahi Iriana di Solo. Beberapa tahun setelahnya, Jokowi memilih pulang dari Aceh dan kembali ke sisi istrinya yang saat itu tengah hamil tujuh bulan. Setelah keluar dari PT Kertas Kraft Aceh, Jokowi mulai berpikir untuk bergabung dengan usaha milik pamannya yang kebetulan ada di bidang kayu, yaitu CV Roda Jati. Pada tahun 1988, Jokowi memutuskan untuk mencoba peruntungannya dengan membuka usahanya sendiri yang ia beri nama CV Rakabu, nama yang sama dengan anak pertamanya. CV Rakabu sempat menjadi sangat berjaya dalam dunia permebelan, meski begitu perusahaan mebel ini jatuh dan hancur ketika ia dibohongi seorang klien dengan pesanan yang tidak dibayar.
Sejarah singkat kisah hidup Jokowi – presiden Indonesia di bidang politik bermula ketika ia mencalonkan diri sebagai calon walikota Surakarta yang diusung oleh PDI-P dan PKB pada tahun 2005. Pemilihan tersebut berhasil dimenangkan oleh Jokowi yang berhasil memegang angka 36.62%. Setelah akhirnya berhasil terpilih, Solo ia kembangkan dengan pengalaman yang telah ia miliki semasa muda. Ketika ada di bawah pimpinannya, Solo mulai menjadi kajian di universitas-universitas luar negeri dan mulai berubah secara drastis. Pada masa pemerintahannya pula bus Batik Solo Trans diperkenalkan kepada masyarakat. Selain itu, banyak kawasan-kawasan yang diremajakan dan Solo juga mulai menjadi tuan rumah dari banyak acara internasional. Berkat hasil kerjanya, ia berhasil memenangkan lagi pemilu Surakarta pada tahun 2010 dengan total suara yang melebihi 90%. Pada tahun 2012, ia kemudian dicalonkan sebagai calon gubernur DKI Jakarta oleh beberapa politisi PDI-P.
Sejarah hidup Jokowi memasuki babak baru ketika pada tahun 2012 ia diminta menjadi calon gubernur DKI Jakarta oleh Jusuf Kalla secara pribadi. Setelah pemilu periode 1 berakhir dengan kemenangan Jokowi yang tipis dari Fauzi Bowo, pemilu kembali diulang, meski begitu Jokowi kembali memenangkan periode ke-2 dari pilkada ini. Jokowi kemudian dicalonkan menjadi calon presiden oleh PDI-P dan berhasil memenangkan pemilu, membuatnya menjadi presiden ke-7.
Sekian informasi singkat mengenai sejarah dan juga latar belakang kisah hidup Bapak Joko Widodo atau yang biasa kita kenal dengan nama Jokowi ini. Semoga kepemimpinan beliau sebagai presiden Indonesia yang ke-7 dapat membawa kemajuan dan perkembangan untuk bangsa dan rakyat Indonesia 5 tahun ke depan. Baca juga artikel menarik lainnya dari dunia sejarah hanya di Kumpulan Sejarah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar